10 Objek Wisata Populer Di Tanah Datar Sumatera Barat

Seleberita – Objek Wisata Populer Di Tanah Datar  – Tanah Datar yang terletak di provinsi Sumatera Barat merupakan salah satu tujuan wisata utama di Indonesia.
Wilayah ini juga merupakan salah satu provinsi yang kaya akan sumber keanekaragaman hayati dan kaya akan kekayaan alam.Banyak sekali tempat wisata alam, budaya dan buatan yang ada di Kabupaten Tanah Datar.
Seperti Istana Pagaruyung, Cagar Budaya Batu Batikam, Danau Singkarak yang Menawan atau Wisata Buatan Fantasi Minang yang pastinya akan membuat anda betah dan puas berlibur di Tanah Datar, Sumatera barat ini.

1. Istana Pagaruyung

Istana Pagaruyung atau Istano Basa adalah sebuah istana yang terletak di Kecamatan Tanjung Emas, Kota Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, yang merupakan tujuan utama wisata budaya Sumatera Barat.

Istano Basa yang berdiri saat ini sebenarnya merupakan replika dari aslinya, yang terletak di Bukit Batu Patah dan terbakar pada saat kerusuhan berdarah yang terjadi pada tahun 1804. Istana ini kemudian dibangun kembali, namun terbakar kembali pada tahun 1966.

Proses Renovasi Istano Basa pagaruyung  dilakukan dengan peletakan Tunggak Tuo (tiang utama) pada 27 Desember 1976 oleh Gubernur Sumatera Barat saat itu. Namun pada tahun 2007, kebakaran besar lainnya terjadi di Istano Basa karena sambaran petir di puncak istana.

Kini Istano Basa Pagaruyung telah kembali berdiri dengan sangat megah, setelah menghabiskan dana sekitar 20 miliar rupiah untuk pembangunan .

2. Cagar Budaya Batu Batikam

Batu Batikam (Batu Ditusuk ) adalah salah satu situs peninggalan sejarah dan budaya yang terletak di Jorong Dusun Tuo, Nagari Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Menurut cerita, batu Batikam atau pukulan di tengah batu adalah bekas keris Datuak Parpatiah Nan Sabatang.

Cagar budaya seluas 1.800 meter persegi ini digunakan sebagai lapangan nan bapane atau tempat pertemuan para pemimpin suku. Susunan batu di sekitar Batu Batikam seperti sandaran tempat duduk berbentuk persegi panjang.

Di tengah adalah batu Batikam, terbuat dari bahan batu andesit. Batu yang berukuran 55 x 20 x 40 centimeter ini berbentuk hampir segitiga.

Prasasti batu Batikam ini merupakan salah satu bukti keberadaan kerajaan Minangkabau pada era Neolitikum. Batu batikam merupakan batu tindik yang melambangkan pentingnya perdamaian dan renungan dalam membangun mufakat dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.

Lokasi: Batu Batikam terletak di Desa Tuo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat atau sekitar 10 menit dari pusat Kota Batusangkar.

3. Danau Singkarak

Danau Singkarak adalah salah satu tempat wisata terindah di Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat yang terletak di Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Dengan luas 107,8 kilometer persegi, danau ini merupakan danau terindah dan terluas kedua di pulau Sumatera setelah Danau Toba di Sumatera Utara.

Danau ini berada di hulu Batang Ombilin, namun sebagian air dari danau disalurkan melalui terowongan melalui Bukit Barisan dan Batang Anai untuk menggerakkan pembangkit listrik tenaga air Singkarak di dekat Lubung Alung, Kabupaten Padang Pariyaman.

Danau terindah di Sumatera Barat ini menjadi rumah bagi 19 spesies ikan. Tiga spesies tersebut memiliki kepadatan populasi yang cukup tinggi, yaitu ikan Bilih, Biko, Asang/Nilem dan Rinuak.

Sedangkan spesies lain yang ditemukan di Danau Singkarak adalah turiak/turik, lelan/nilem, sasau/barau dan gariang/tor.

 4. Benteng Van Der Capellen

Benteng Van der Capellen adalah benteng peninggalan Belanda yang terletak di kota Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia.

Di situs ini Anda bisa mengetahui beberapa sejarah panjang. Keberadaan Benteng Van der Capellen tidak terlepas dari peristiwa perang antar masyarakat adat melawan kaum agama yang terjadi sekitar tahun 1821.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang sejarah Benteng Van der Capellen, sebaiknya Anda kunjungi Benteng Van der Capellen ini.

5. Gedung Indo Jolito

Gedung Indo Jolito adalah salah satu bangunan arsitektur kolonial warisan pemerintah Hindia Belanda di Indonesia yang terletak di kota Batusangkar, ibu kota kabupaten Tanah Datar, provinsi Sumatera Barat. Gedung berarsitektur artistik yang sangat tinggi ini dibangun antara tahun 1822-1824 pada masa Perang Paderi.

Saat ini gedung Indo Jalito digunakan sebagai rumah dinas Bupati Kabupaten Tanah Datar dan terdaftar sebagai situs cagar budaya provinsi Sumatera Barat.

6. Air Terjun Lembah Anai

Lembah Anai merupakan salah satu tempat wisata terindah di Tanah Datar, sekaligus air terjun yang paling terkenal dan telah menjadi maskot dan andalan provinsi Sumatera Barat.

Air terjun setinggi 35 meter ini merupakan bagian dari Sungai Batang Lurah Dalam yang berhulu dari Gunung Singgalang dan bermuara di kawasan Patahan Anai. Air terjun ini terletak di bagian barat Cagar Alam Lembah Anai.

Di tempat ini, Anda bisa melihat tiga air terjun dengan air yang jernih dan pemandangan yang menakjubkan, salah satunya terletak di pinggir jalan yang dikenal dengan nama Air Terjun Lembah Anai. Sedangkan dua air terjun lainnya tertutup hutan lebat, sehingga tidak diketahui masyarakat umum.

Bagi Anda yang ingin melihat kedua air terjun tersebut, Anda dapat menempuh perjalanan selama 15 menit dari air terjun di Lembah Anai.

7. Mifan

Mifan atau Fantasi Minang adalah sebuah taman bermain yang mencakup 18 taman air dan atraksi di taman kering yang terletak di kota Padangpanjnag, provinsi Sumatera Barat, Indonesia.

Menempati lokasi wisata di kawasan Minangkabau Village yang dibuka pada pertengahan tahun 2006 di atas lahan seluas 9,8 hektar.

Minang Fantasi dibuka untuk umum pada Juli 2008. Tempat ini juga memiliki resor dan desa. Mifan juga dianggap sebagai taman hiburan terbesar kedua di Indonesia setelah Dunia Fantasi di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta.

8. Panorama Tabek Patah

Panorama Tabek Patah yang terletak di pinggang gunung berapi antara Bukittinggi dan Batusangkar, Sumatera Barat ini memiliki pemandangan alam yang sangat indah dan menakjubkan.

Daeran yang satu ini sangat dingin dan dikelilingi oleh kabut. Selain pemandangannya yang indah saat cuaca cerah, tempat ini juga memiliki dua danau kecil, yaitu Danau Pakih dan Danau Aie Taganang yang memiliki ikan khas Tabek Patah, yang oleh penduduk setempat disebut ikan Puyu.

9. Rumah Gadang Kampai Nan Panjang

Rumah Gadang Kampai Nan Panjang adalah sebuah bangunan bersejarah yang terletak di Nagari Belimbing atau sekitar 13 kilometer dari Batusangkar, yaitu Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia.

Rumah Menara Kampai Nan Panjang didirikan oleh Datuk Pengulu Basa dari suku Kampai Nan Panjang sekitar 300 tahun yang lalu.

Rumah Gadang Kampai Nan Panjang merupakan bangunan hunian dengan arsitektur khas minang dengan atap berbentuk segi empat ijuk.

Seluruh eksterior bangunan terbuat dari kayu hitam dan hanya ada satu pintu masuk ke rumah dengan tangga yang berada tepat di tengah. Bangunan ini terdiri dari tujuh ruangan yang masing-masing berukuran 1,5 x 3 meter persegi.

Sedangkan ruang tengah rumah gadang ini merupakan ruang terbuka tanpa sekat dan dinding pemisah, dinding dalam dan luar mulus, tanpa ukiran.

Ruangan di bagian belakang berupa bilik yang berfungsi sebagai kamar tidur. Pintu kabin memiliki dimensi oval dan diameter yang begitu kecil sehingga Anda harus membungkuk untuk masuk ke kabin.

Bagi Anda yang ingin merasakan Wisata Budaya Tanah Datar Sumatera Barat, silahkan kunjungi Rumah Gadang Kampai Nan Panjang dengan arsitektur arsitektur yang indah dan pemandangan alam yang indah di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

10. Museum Pusat Dokumentasi Dan Informasi Kebudayaan Minagkabau

Pusat Informasi dan Dokumentasi Kebudayaan Minangkabau adalah museum yang terletak di desa Silaing Bawah. Tepatnya di Kec.Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Kab.Tanah Datar, Sumatera Barat.

Museum Pusat Informasi dan Dekomentasi Budaya Minangkabau memuat berbagai informasi dan koleksi tentang budaya Minangkabau, baik dalam bentuk dokumentasi audio maupun dokumentasi visual.